• Jam Buka Toko: 10.00 s/d 20.00
  • Status Order
  • Tlp: 085216720402
  • SMS/WA: 085216720402
  • Line : myFaiha
  • BBM : D2A854E3
  • zezenzaenudin@gmail.com
Terpopuler:

cara tepat mengajarkan disiplin pada anak menurut elly risman

04 May 2017 - Kategori Blog

Umur berapa mulai mengajarkan dispilin pada anak? jawabannya sedini mungkin, semakin cepat akan semakin baik efeknya.. ibu elly mengatakan mengajarkan displin pada anak bisa dimulai dari anak masih menyusu… misal ketika menyusu buah hati kita menggigit susu ibunya.. sakit bukan? bagaimana cara memberitahunya? kita dapat memberitahunya dengan mengajak ngobrol bayi kita, tatap matanya dan katakan “sayang.. mau nyusu atau mau gigit?.. sakiit.. ok anak baik mimik yang bener..” itu salah satu contoh cara tepat mengajarkan disiplin pada anak menurut elly risman. Yuk tonton videonya..

Umur 0-8 tahun adalah masa keemasan anak atau biasa disebut Golden Age. Pada masa itu kita harus meninggalkan kenangan yang baik pada anak, karena pada masa itu peristiwa yang terjadi akan terekam kuat dan terus dibawa sampai dewasa. Tentu saja sebagai orang tua kita menginginkan anak kita merekam hal-hal baik dan menyenangkan saja.. sehingga kita sebagai orang tua harus berusaha menanamkan hal-hal yang baik. Disiplin artinya membentuk kebiasaan yang baik.. membentuk kebisaan yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik pula. Berbicara yang Baik.. tidak Berbohong.. dan yang paling penting harus Menyenangkan.. tapi tetap tegas, sehingga meninggalkan kesan yang membahagiakan anak. Mungkin kita bisa mendisiplinkan anak dengan cara kekerasan.. membentak dan hukuman yang berlebihan.. anak mungkin akan disiplin dan terbentuk kebiasaannya.. tapi jika menggunakan kekerasan maka hati dan perasaannya akan terluka.. dan ini akan terus dia rekam dalam memorynya sampai dewasa.

Lima aspek dalam mendidik anak menurut psikologi

  1. Fisik dan kesehatan
  2. kecerdasan
  3. Emosi
  4. Sosial
  5. Spritual

Pendidikan agama/spiritual memegang perasan yang sangat penting, pendidikan agama kepada anak dan keluarga tidak boleh diwakilkan atau dioutsource kepada orang lain atau lembaga apapun. Karena diakhirat kelak kitalah yang diminta pertanggungan jawabnya oleh Allah, karena anak merupakan amanah dan titipan dari Allah. Sehingga sangat keliru yang terjadi saat ini dimana banyak orang tua mengandalkan guru ngaji, pesantren, SDIT dalam mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak. Pendidikan agam diantaranya

  1. Iman yang Lurus
  2. Ibadan yang benar
  3. Akhlak yang Mulia

ketiga hal di atas wajib bagi orang tua untuk mengajarkan dan menanamkan kebiasaanya.

, ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *